Tampilkan postingan dengan label karya alawy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karya alawy. Tampilkan semua postingan

pendidikan karakter

on Kamis, 29 Mei 2014

 PENDIDIKAN KARAKTER DI PESANTREN

             globalisasi ini banyak sekali kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat rata-rata pelaku kesenjangan sosial itu sendiri adalah pemuda. Data membuktikan lebih dari setengah dari jumlah pemuda di Indonesia pernah melakukan suatu tindakan kriminal, mulai dari perkelahian, pencopetan, pencurian, pemerkosaan, sampai pembunuhan. Apakah penyebab semua itu? Padahal pemuda di zaman sekarang adalah penerus di zaman yang akan datang. Akan jadi apa negara ini jika mereka seperti itu?
Banyak alasan mengapa mereka bertindak demikian. Di antaranya, karena kuranganya pendidikan karakter yang di ajarkan kepadanya. Oleh sebab itu, begitu  penting pendidikan karakter sejak dini untuk para pemuda. Pendidikan karakter merupakan pendidikan kepribadian(moral). Karena melihat semakin merosotnya moral bangsa ini maka pendidikan karakter dipandang penting.  Pondok Pesantren merupakan wadah untuk memperoleh pendidikan karakter yang paling bagus. Dengan alasan, di Pondok Pesantren mereka akan selalu terawasi 24 jam. Mulai dari bagun tidur sampai tidur lagi, dan semua tingkah lakunya juga tak akan luput dari pengawasan. di Pondok pula mereka akan belajar hidup mandiri yang biasanya mereka selalu di bantu orang tua sekarang mereka harus melakukan sendiri mulai dari mencuci baju, makan, sampai menata baju. Jika tidak di biasakan seperti itu, maka mereka akan menjadi anak manja. yang akan berdampak buruk bagi kehidupan dewasanya nanti. sekarang bisa kita perbandingakan antara pemuda yang pernah menempuh pendidikan di pondok pesantren dengan pemuda yang tidak pernah tersentuh agama sama sekali. Pasti persentasinya kenakalanya 85% di banding 15% sangat jauh bukan. Mulai sekarang kita harus berfikir tentang pendidikan anak-anak kita dan termasuk diri kita sendir
            Di zaman sekarang banyak sekali pemuda yang cerdas tetapi kecerdasannya itu tidak di imbangi dengan akhlakul karimah(kepribadian yang baik). Karena sawaktu mereka di sekolah tidak pernah mendapat pelajarn tentang akhlakul karimah(kepribadian yang baik). mereka hanya di gembleng dengan ilmu-ilmu umum tanpa ada ilmu agama yang mencukupi. kadang ada pelajaran agama tetapi satu minggu hanya satu kali. akhirnya mereka lebih mamahami ilmu-ilmu umum dan meninggalkan ilmu Agama. Memang di zaman sekarang ini kita harus bisa menguasai displin ilmu umum agar kita tidak tertinggal. Akan tetapi kalau kita tidak mengimbaginya dengan ilmu Agama itu seperti kita makan nasi tetapi tidak minum air maka kita akan tersendat  dan mati. Begitu pula pemuda yang hanya  belajar ilmu umum tanpa ilmu agama, lama-lama dia akan mati. dalam artian dia tidak mempunyai benteng untuk menolak suatu kebiasaan yang buruk. Jika sudah begitu jangan salahkan anak kita bila nakal, karena itu kesalahan kita, yang  tidak bisa  memilihkan tempat belajar yang baik. Sekarang kita renungkan, jika kita mempunyai dua anak yang pertama dia cerdas. Tetapi, ahklaknya buruk. dan yang kedua dia tidak cerdas tetapi dia mempunyai sopan santun dengan anda dan orang lain. Maka anda sebagai manusia normal manakah yang anda senangi, pasti anak yang kedua. Maka begitu pentingnya belajar agama itu. di zaman sekarang sudah banyak Pondok Pesantren yang memiliki pendidikan formal. Selain mereka akan diberi ilmu-ilmu umum, mereka juga akan dibentegi dengan ilmu-ilmu agama yang memedahi. di pondok pesantren yang seperti inilah anak akan mendapatkan kedua-duanya mereka bisa belajar Agama dan disiplin ilmu umum.


Mukjizat Isra’ Mi’raj

on Kamis, 22 Mei 2014


Mukjizat Isra’ Mi’raj
Oleh : Syihabuddin Alwy
Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan yang dengannya Allah S.W.T memuliyakan Rasulullah S.A.W. Isra’ sendiri merupakan perjalanan  Rasulullah dari masjidil haram menuju masjidil Aqsa. Sedang Mi’raj merupakan perjalanan setelah Isra’, yaitu perjalanan menuju langit ke-7 yang mana itu termasuk kawasan yang tidak dapat di jangkau ilmu mahluk. Malaikat, manusia, dan jin.
Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama’ tentang penetapan waktu terjadinya Isra’ Mi’raj. At-Thabâri mengemukakan bahwa Isra’ Mi’raj terjadi tatkala Allah memulyakan Rasulullah dengan Nubuwah. Sedang menurut Ibnu Sa’d dalam kitab Ath-Thabaqât Al-Kubra Isra’ Mi’raj terjadi pada 18 bulan sebelum Hijriyah. Akan tetapi kedua pendapat ini di tolak dan di anggap lemah. Seperti halnya pendapat yang pertama yang mengemukakan bahwa Isra’ Mi’raj terjadi pada saat Nubuwah. Pendapat ini di tolak lantaran Khadijah Radhiyallahu Anhu  wafat pada bulan Ramadhan tahun kesepuluh dari nubuwah. Sementara pada saat wafatnya belum ada kewajiban shalat lima waktu. Hanya saja dalam kandungan surat Al-Isra’ menunukan bahwa Isra’ Mi’raj terjadi pada masa-masa akhir.
Jumhur Ulama’ berpendapat bahwa perjalana Isra’ Mi’raj merupakan mukjizat terbesar yang menjadi bukti pemuliyaan Allah S.W.T terhadap Rasulullah S.A.W. perjalanan Isra’ Mi’raj di tempuh beliau hanya dalam satu malam. Dengan tubuh dan ruh beliau sekaligus. Dengan mengendarai Buraq, sejenis mahluk hidup yang ukuran tubuhnya lebih besar dari keledai, tetapi lebih kecil di bandingkan begal, dan tali kekang di letakkan di wajahnya.[1] Di riwayatkan bahwa setelah rasulullah sampai di Masjidil Aqsa beliau mengerjakan shalat dua rakaat. Setelah itu Rasulullah di Mi’rajkan ke Sidratul Muntah yang berada di langit ketujuh.
Deri sepengal kisah di atas maka dapat kita ambil kesimpulan bahwasanya Isra’ Mi’raj merupakan suatu Mukjizat yang sangat besar yang tidak dapat di jangkau akal manusia. Karena bagaimana mungkin hanya dalam satu malam bisa menempuh perjalan dari masjidil haram menuju masjidil Aqsa kemudian di lanjutkan dari masjidil aqsa ke sidratul muntaha di langit ketujuh. Padahal pada waktu itu untuk menuju masjidil aqsa di yarusalem membutuhkan 40 hari dengan berjalan kaki. Dan tidak mungkin manusia bisa melakukan perjalanan naik kelangit ketujuh yang mana malaikat dan jin tidak bisa menembusnya. Tetapi Rasulullah bisa dengan mu’jizat Allah.
Jadi tidak pantas kita mempunyai suatu anggapan bahwa perjalanan Isra’ Mi’raj Rasulullah tidak merupakan mukjizat. seperti halnya yang dikemukakan oleh para orientalis semisal Gustaf Lobon, August Kundt, Hayun, Goldziher. Dengan mengutip dalil dari Al-Qur’an yang berbunyi:
قُلْ إِنَّمَا الْآيَاتُ عِنْدَ اللَّهِ
“ katakanlah, sesungguhnya mu’jizat-mu’jizat itu hanya berada di sisi Allah…”(QS.Al-An’âm:6:109)
Dari dalil diatas para oreintalis memberi gambaran bahwa dalam sirah Rasulullah tidak ada mukjizat dan tanda-tanda kekuasaan Allah. sementara mukjizat sendiri di jadiakan Allah sebagai bukti penguat kebenaran para nabi-nya. Sesungguhnya inti dari kesesatan mereka di sebabkan karena ketidak percayaan mereka terhadap Zat yang menciptakan mukjizat itu. Jika mereka percaya kepada Allah Swt. Maka pastilah mereka percaya kalau semua itu bersumber dari Allah.
Tetapi celakanya pendapat para orientalis ini di benarkan oleh beberapa cendikiawan muslim. Seperti Dr. Muhammad Abduh, Muhammad Farid Wajdi, dan Husain haikal. Sungguh sebuah kerugian besar bagi dunia Islam. Ketika orang yang mengaku muslim memiliki andil dalam penyebaran pemuikiran yang sesat para orientalis. Yang sebebarnya pendapat tersebut muncul karena kedengkian dan kebencian mereka dengan perkembangan keilmuan umat Islam. Dengan begini para musuh umat Islam tidak lagi perlu mengangkat senjata untuk menghancurkan Islam. Meraka hanya perlu menanamkan ideologi kafir dalam fikiran setiap muslim.
para orientalis sangat cerdik dalam menghancurkan umat Islam. Meraka tahu kalau umat Islam tidak bisa di kalahkan dengan senjata. Melaikan dengan cara membuatnya ragu dengan kitab sucinya. Akhirnya mereka membuat kajian tentang Al-Qur’an yang tujuan meniupkan keraguan tentang kemukjizatn Al-Qur’an. dengan harapan akan dapat pula meruntuhkan seluruh sumber ajaran Islam lainnya seperti as-Sunnah, Ijma Sahabat, dan Qiyas. Itulah tujuan akhir mereka yang sangat keji. Mereka juga berpendapat bahwa Al-Qur’an adalah hasil pemikiran Muhammad S.A.W. Tetapi pendapat tersebut di bantah dengan ayat Al-Qur’an yang berbunyi:
وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
“ dan jika kamu meragukan (Al-Qur’an)yang kami turunkan kepada hamba kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengannya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar”
Dan masih banyak lagi ayat Al-Qur’an yang mengecam pendapat tersebut. Bukti sejarah sendiri menyatakan bahwa tidak ada satu mahluk pun di dunia ini yang bisa menandingi Al-Qur’an. kita harus berhati-hati dengan pemikiran sesat para orientalis. Dan kita jangan menerima mentah-mentah pemikiran sesorang sebelum mengkajinya lebih dalam.


[1] Fiqih sirah . hlm 61

JILBAB YANG TERNODAI

on Rabu, 30 April 2014


Jilbab yang ternodai

Peci merupakan identitas Santri, dan Rantai Besi merupakan identisan preman. Ngaji adalah hobinya Santri, cangkruan adalah kesukaan pengangguran. Itu dulu 10 tahun yang lalu. Sekarang? “ nggak cangkruan nggak nyaman”. Ikut-ikutan preman nggak sungkan. Sungguh aneh zaman sekarang, sesuatu yang dulu dianggap hal kurang ajar sekarang dianggap wajar. Apalagi dikalangan remaja sekarang mereka lebih suka memakai pakaian preman dari pada pakaian pelajar. Lebih suka pakek celana dalam dari pada celana luar. Kalau cewek lebih suka dibilang sexy daripada seperti bu nyai.
Kenapa bisa begini, apakah dunia ini sudah terbalik yang baik jadi buruk, yang buruk jadi baik. Mungkin saja? Karena begitu deras arus globalisasi yang menyerang negri ini. Dulu sarung merupakan pakaian resmi kalau sore, sekarang sarung hanya teman dalam tidur. Seolah-olah nuansa Islami sudah luntur dimakan oleh zaman globalisasi. Sebenarnya apa penyebab lunturnya budaya ke-Islaman ini? Bisa  jadi karena faktor lingkungan, atau orang tua yang kurang perhatian itu juga bisa. Tapi, yang paling utama adalah kurangnya pendidikan Agama. Sehingga membuat mereka tak mengerti bahwa apa yang mereka lakukan termasuk tindakan yang kurang baik.
Contoh kecil lunturnya budaya ke-islaman adalah hilangnya fungsi jilbab sebagai identitas wanita muslimah. Kenapa begitu? Mari kita teliti, pernahkah anda jalan-jalan ke alun-alun kota atau ke tempat berlibur. Apa yang anda lihat disitu, pasti banyak bukan, ada berbagai macam keindahan alam, banyak muda-mudi,  dan tua muda yang sedang asik menikmati suasana. Tetapi, pernahkan anda berfikir atau terlitas difikiran anda diantara hal-hal yang terlihat tadi ada sesuatu yang tak pantas,  pasti ada dan banyak. Diantaranya mungkin banyak pasangan remaja yang sedang asik menikmati indahnya cinta. Mamang kita tak boleh menyalahkan orang yang sedang jatuh cinta, karena cinta itu anugrah Tuhan yang Maha Esa. Tapi permasalahannya disini adalah remaja yang sedang menikmati indahnya cinta itu belum ada ikatan pernikahan, boleh tidak orang yang berlainan jenis berduaan. Pastilah tidak boleh itu juga termasuk dosa besar. Dalam al-qur’an sendiri di jelaskan bahwa “ janganlah sekali-kali mendekati zina”. Terus apa hubungannya antara jilbab sebagai identitas seorang muslimah sama zina. Tentu ada hubungannya, sebab sekarang banyak wanita yang memakai jilbab suka berduaan dengan laki-laki yang bukan muhrim. Janggal bukan, sebuah jilbab yang dulunya dijadikan identitas wanita muslimah sekarang tidak lagi. Seolah-olah mereka tidak malu melakukan kemaksitan dengan memakai jilbab. dalam hal ini berarti ada suatu kemerosotan moral atau kelunturan budaya islam.
Sekarang sangat susah membedakan wanita muslimah dengan yang tidak. Kerena jilbab sudah tidak menjadi identitas wanita muslimah lagi. Terus masihkah wanita muslimah dizaman sekarang, yang pasti masihlah. Tetapi 1 banding 100. Tetapi, bagi anda kaum wanita jangan berkecil hati karena pasti anda bukanlah tipe wanita yang seperti itu. Artikel ini hanya ingin mengklarifikasi bahwa jilbab bukan tolak ukur seorang dianggap seorang muslimah. Marilah kita tingkatkan ketaqwaan kepada allah. Dan semoga di jauhkan dari kefasikan. Dan juga mendapat ampunannya di hari kiamat nanti. Amin
By: always see hope

kimatuz zaman

on Selasa, 18 Juni 2013
terjemahan pertamaku alawy syihab



Nama: syihabuddin alwy
Halaman 56
Dari segi dunia imam djalil itu tidak berbeda selain kitab-kitabnya dan pakaian yang di tubuhnya. Dan dunia itu hanya mencukupi kebutuhannya dan membayar hutangnya, semoga allah memberi rahmat kepadanya dan membalas dari kebaikan ilmunya.
Maka lihatlah wahai orang-orang yang membaca kitab yang mulya ini.-semoga allah menjaga aku dan kalian- seperti apa  berbuahnya amal perbuatan, dan menjaga waktu, dan ketekunan sesorang dalam kebaikan dan belajar. Sesungguhnya ini semua akan membuahkan hasil ……………………., berbuah 180 jilid. Kitab terbesar di dunia, yang di karang satu orang dari kalian semua yaitu Ibnu Aqil, masih banyak lagi karangan-karangan yang beliau miliki,……, sampai sejumlah 20 karangan, dan sebagiannya di dalam 10 jilid.
“ sedikit demi sedikit akan menjadi banyak hanya saja mengalirnya merupakan kumpulan dari tetesan air.”
Seungguh benar dan sungguh indah apa yang di katakan imam Baha’uddin Ibnu Nahes Kholabi nahwi ( Muhammad bin Ibrohim),yang wafat pada tahun 697 semoga allah selalu memberi rahmat kepada beliau,  kita dapat mengambil dari perkataan  beliau Sesungguhnya mengumpulkan perkara sedikit demi sedikit di sertai berlansungnya terus menerus itu akan akan menjadikan suatu yang banyak dan menajubkan. Seperti yang telah di lampaui oleh Abi Wafaq ibnu Aqil (180 jilid), imam Baha’uddin ibnu Nahes  berkata di dalam kitab terjemahnya “ bigoyatul wa’at” miliknya imam Suyuti:
Hari ini dan besok adalah sesuatu yang sama 
dari inti sari ilmu yang di ambil
yang biasa seseorang mengambil hikmah darinya
hanya saja mengalirnya merupakan kumpulan dari tetesan air.
Ibnu jauzi bisa melahirkan  500 karangan  itu dengan menjaga  waktu
Dan adapun imam Abu farja ibnu jauzi ( Abdurrohman bin Ali al ahnbali al bagdati), yang telah lahir pada tahun 508 dan wafat tahun 597, dan umurnya 89 tahun , yang telah mengajar pengarang  dari 500 kitab.

Cara membuat password folder dengan Script

on Jumat, 14 Juni 2013



Oke temen2X sekarangsayasudahmenemukanbagaimanacaramembuat folder Lock tanpa software Folder Lock kali inisayaakanmenggunakan Script saja yang hampirmiripdengan Folder Lock yang fungsinyajugasebagaimengunci folder Okeikuticaranya:
  • Buka Notepad
  • Lalu Copy paste kodeberikut:
cls
@ECHO OFF
title Folder FolderRahasia
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST FolderRahasiagoto MDLOCKER
:CONFIRM
echo ApakahandainginmengunciFolderRahasiatersebut ? (Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Ketik Y atau N.
goto CONFIRM
:LOCK
renFolderRahasia "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo FolderRahasiaTerkunci
goto End
:UNLOCK
echo Masukkan Password untukmembukakunci
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==masukkanpasswordgoto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" FolderRahasia
echo FolderRahasiasudah di buka
goto End
:FAIL
echo Password salah
goto end
:MDLOCKER
md FolderRahasia
echo FolderRahasiaSukses di buat
goto End
:End

  • SimpanKodetsbdengannama kunci.bat (bacanya:kunci dot bat)
  • Dengan format All Files
  • Makaakanmenjadisebuah icon comand prompt danbuka'programtsb.
  • LaluakanmunculFolder Rahasiayang berfungsiuntukmenyimpan folder
  • Masukan file atau folder yang akandikuncikedalam Folder Rahasia yang telahdihasilkanoleh Script.
Keterangan: Kodeberwarnamerahadalah Password yang terserahandabuatatauinginkan


Total Tayangan Halaman